…..memanfaatkan potensi alam

Kamis 15 Juli 2010

Semangat memajukan karya anak bangsa merupakan hal yang harus dipelihara dan dikembangkan oleh semua kalangan. Tanpa adanya karya anak bangsa yang berprestasi dan membanggakan di dunia, kita tidak akan pernah bisa menjadi bangsa yang mandiri dan memiliki daya saing. 

Salah satu karya anak bangsa yang mendunia tersuguh di The World Expo 2010 Shanghai China. Bertema Biodiverse City, pavilion Indonesia menyuguhkan berbagai macam sisi kehidupan masyarakat Indonesia yang masih kental akan budaya dan alam. Hari ke 69 keiikutsertaan Indonesia di World Expo 2010 di Cina, pavilion Indonesia mencapai target tiga juta pengunjung yang semula ditetapkan sebagai target enam bulan pelaksanaan (1 Mei – 31 Oktober 2010)

Biodiverse yang menjadi tema pavilion Indonesia di Shanghai memberikan keunikan tersendiri bagi warga Cina. Inovasi berupa pavilion yang terbuka dan adanya water fall kecil di dinding membuat pavilion Indonesia lebih menarik dibanding dengan pavilion lainnya.

Mengangkat tema Biodiverse City bertujuan untuk menampilkan kehidupan bangsa Indonesia yang beragam dan masih kaya akan budaya. Inovasi yang menarik dalam pavilion ini adalah merepresentasikan kehidupan – keragaman budaya dan lingkungan perkotaan dengan segala aspek kehidupan, budaya, lingkungan alam, sejarah dan aspek-aspek lain yang mempengaruhinya.

“Diharapkan dengan partisipasi Indonesia dalam World Expo ini dapat meningkatkan hubungan bilateral dan upaya pencitraan bangsa kepada bangsa lain” ujar Sekretaris Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian, Eddy Abdurrachman yang mewakili Menteri Koordinasi Perekonomian Hatta Rajasa pada acara konferensi pers dan syukuran di gedung Kementerian Perdagangan, Kamis 15 Juli 2010.

Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu kemudian menjelaskan konsep pavilion Indonesia. Menurutnya, Paviliun Indonesia merupakan kombinasi antara kehidupan perkotaan, alam, dan budaya. Hal tersebut menunjukan bahwa masyarakat Indonesia masih memelihara kesejahteraan bio atau alam untuk menyeimbangkan hidupnya dengan kemajuan zaman. Paviliun Indonesia di Shanghai pun menunjukan berbagai inovasi berasal dari alam. Stan di pavilion yang lebih banyak terbuat dari bambu merupakan salah satu inovasi yang dibuat panitia paviliun Indonesia untuk menarik perhatian warga Cina

Diharapkan pavilion Indonesia di World Expo 2010 Shanghai China akan memberikan arti penting yaitu tekad untuk melangkah maju diantara negara-negara lainnya. Kegiatan ini akan memberikan citra bahwa Indonesia adalah negara maju yang tidak melupakan alam dan budayanya. (tyz/humasristek)

source : http://www.ristek.go.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: