…..memanfaatkan potensi alam

Bambu, tanaman yang memiliki pori-pori dan berbentuk tabung dengan rongga di dalamnya, memiliki kemampuan meredam panas. Pada saat bangunan terpapar panas di siang hari, bambu melepaskan udara dingin yang disimpan sejak semalam. Sementara pada saat malam hari saat udara luar menjadi dingin, bambu melepaskan panas yang disimpan sejak siang hari. Efek yang dihasilkan adalah siang hari di dalam rumah terasa sejuk dan malam hari terasa hangat.

Bambu merupakan salah tanaman yang paling banyak terdapat di Indonesia. Bahkan masih banyak yng tumbuh secara liar. Bambu tak hanya cantik sebagai ornamen interior, namun ia juga sangat kokoh sebagai sebuah bangunan. Tak hanya itu, bambu juga sangat variatif dalam bentuk jika dipakai sebagai furnitur.

Jika anda berniat membuat rumah bambu, untuk dinding anda bisa gunakan anyaman bambu. Anyaman ini ada yang polos dan bermotif. Agar dinding lebih awet, sebaiknya gunakan anyaman kulit bambu. Anyaman ini juga bisa digunakan untuk plafon agar kesan etnik langsung tercipta.

Sebagaimana halnya rumah bambu, untuk sambungan struktur anda bisa menggunakan ijuk. Dari sisi estetika, ikatan ijuk ini akan menambah cantik hunian dari bambu.

Anda juga bisa berkreasi dengan menghadirkan furniture dari bambu, seperti sofa, coffe table, tempat tidur atau lemari. Sebagai pembatas, partisi dari bambu juga tak kalah cantiknya. Jangan lupa hadirkan bale-bale bambu yang merupakan ciri khas sebuah rumah bambu dengan ukuran yang cukup besar untuk ruang keluarga anda.

Sebaiknya untuk dapur dan kamar mandi jangan menggunakan bambu. Demi keamanan, bambu tidak digunakan di dapur untuk menghindari dinding bambu tersambar api kompor. Sementara untuk kamar mandi sebaiknya gunakan bahan yang mudah dibersihkan seperti bahan keramik.

Konstruksi rumah bambu konon tak kalah dengan rumah kayu, asal usia bambu cukup matang sebelum ditebang, rumah bambu bisa bertahan selama 25 tahun. Sebagai informasi, jika ingin membangun rumah bambu, pastikan usia bambu matang dan sebelum diolah, sebaiknya rendam bambu selama minimal sebulan. Hal ini untuk mencegah rayap menggerogoti bambu. So, punya angan-angan membangun rumah bambu?  (ee/ net)

Disalin dari: www.perempuan.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: